Jumat, 22 Mei 2015

Seutas kabar dari sang burung



Hai,,,,kau yang disana!!!
Bagiamana kabarmu hari ini. Apa Allah menjagamu dengan baik?
Itu sudah pasti kan?...
Aku tidak salah kan, menghadirkan-Nya di tengah-tengah kita. Karna aku tau, Allah tidak pernah mengecewakan Cinta dan ketulusan. Kata orang bijak, “Perbaikilah hubunganmu dengan Allah, maka Allah akan memperbiki hubunganmu dengan pasanganmu”. Bukankah seperti itu, Jagoanku?. Ya meskipun bagimu, aku tak lebih dari sekedar parasit yang mengganggu dan merugikan bagimu. Tapi aku tetap yakin dengan pilihanku, Kamu adalah pusat duniaku untuk saat ini, dan entah akan berlalu sampai kapan!.
Jika sejauh sungai mengalir ia akan menemukan muara terakhir tempatnya mengalir, Maka apa salahnya aku mengikuti jalan takdir yang dipilih oleh sungai dalam menempuh sejarah hidupnya. Bukankah kebetulan itu hanya omong kosong yang manusia ciptakan? Karna mereka tidak mempercayai adanya takdir dan keajaiban. Berbeda denganku, sayang. Aku adalah gadis gila yang dalam hidupnya dipenuhi dengan mimpi dan khayalan, Percaya dengan karma dan keajaiban. Aku tumbuh dalam sosok yang keras kepala dan periang, tak peduli betapa pedihnya hujatan dunia kepadaku, dan aku akan tetap kekeh dengan apa yang menurutku baik, bukan menuruti apa yang menurut mereka baik.
Itulah kegilaan yang tak akan pernah aku hilangkan dalam diriku. Karna dengan itu, adalah caraku dalam menampung dan menciptakan kekuatan baru dalam hidupku. Biarpun kau akan membenciku karna itu. But, it’s ok. Aku akui, aku tidak bisa mengelak dari apa yang kau minta, apa lagi untuk sekedar berkata tidak.
Hei,,,kamu jagoanku. Maaf kan aku, jika karnaku hidupmu menjadi penuh dengan petaka, membosankan dan bahkan memuakkan. Aku sendiri tak tau, dengan apa yang telah aku lakukan padamu. Aku tak bermaksud memaksamu, apa lagi menuai harap agar kau akan jatuh dalam pelukku. Aku masih bias berfikir rasional, meski kadang aku adalah gadis yang suka dengan hal-hal yang irasional. Karna bagiku, hidup itu akan lebih menantang dan tak apa adanya ketika keirasionalanku mulai bermain dengan sendirinya.
Jagoanku,,,terakhir informasi yang kudapat akibat kekepoanku, adalah mengetahui bahwa ternyata kau sedang bergelut dalam sebuah pekerjaan. Dan entah, apa itu? Tapi aku percaya, bahwa jagoanku akan mampu mengatasinya, hal seberat apapun. Tapi ingat ya jagoanku, aku memang tak selalu siaga didekatmu dalam segala kondisi, tapi, kamu harus tau, aku disini selalu siaga untuk mendo’akan yang terbaik untuk masa depanmu. Ingat itu! …,,,Ya!. Jagoanku, apa pekerjaanmu kali ini tidak menguras tenaga? Semoga saja tidak iya, karna aku akan sangat khawatir jika ia. Tapi jika kau nyaman dengan pekerjaanmu itu, jaga pola makanmu, jangan lupa istirahat yang cukup, minulah banyak fitamin agar kamu tetap bugar. Dan yang pasti, jaga hati dan ketampananmu  untuk siapapun itu, yang nantinya kelak akan menjadi bidadari dalam istana hatimu. Meski itu bukan aku.
Sudah dulu ya jagoanku,,,aku sudah kehabisan kata-kata dalam mengutarakan segala yang ada dalam diriku, tentang rasaku padamu. Hampir saja lupa pesanku, yang sangat amat penting, mintalah selalu do’a restu bunda ya,,dan jaga ibadahmu, jangan duakan Allah dengan hal apapun itu. Karna Allah pasti akan kecewa denganmu. Jaga si  Ranbo kesayanganmu juga ya!!! Jangan abaikan kesehatannya, karna dia bias menjadi penawar atas rasa lelahmu.
Salam rinduku untukmu wahai Jagoanku… :*
Aku akan menjadi bintang dalam gelapnya malammu, yang bias menjadi pelipur dalam kebosananmu.
                                                                                                From: Gadis Gila



Tidak ada komentar:

Posting Komentar